Connect with us

Ubah Gear Ratio menambah tenaga motor untuk naik gunung

Trending

Ubah Gear Ratio menambah tenaga motor untuk naik gunung

Pada dasarnya, pabrikan motor seperti Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, TVS, dan sebagainya, telah melakukan riset yang sangat mendalam untuk menghasilkan sebuah produk sepeda motor dan hal tersebut tidaklah mudah. Riset dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang sangat luas, sehingga sebuah produk sepeda motor harus memenuhi harapan banyak kalangan konsumen di berbagai daerah. Salah satu kebutuhan tersebut adalah performa mesin.

Namun, bagaimana jika kita bertempat tinggal di sebuah lingkungan yang cukup ekstrim sehingga kebutuhan performa mesin motor yang diharapkan juga ekstrim? Misalkan daerah pegunungan dengan jalan-jalan yang curam ekstrim, seperti daerah gunung Lawu, Jawa Tengah, dibutuhkan motor dengan Torque (torsi, tenaga motor untuk bergerak dari kondisi diam) yang lebih tinggi dari standar. Apabila dengan kondisi motor standar, tentu akan kewalahan menaiki tanjakan-tanjakan gunung yang sangat curam.

Melakukan bore up kapasitas mesin merupakan salah satu solusi untuk menaikkan torsi motor standar. Tapi solusi ini sangatlah mahal karena harus mengganti blok mesin dan part-part pendukung lainnya.

Lalu, Apa bisa menaikkan torsi motor agar sesuai kondisi jalan pegunungan tanpa bongkar mesin?
Jawabnya adalah Gear Ratio!
Gear Ratio atau rasio gir yang dimaksud adalah perbandingan pada final gear, yaitu perbandingan antara gir mesin (depan) yang menarik rantai motor dan gir yang menempel pada ban belakang motor. Gir memiliki ukuran berdasarkan jumlah mata gir, misal ukuran gir 38 pada ban belakang yang berarti jumlah mata gir ada 38 buah.gir motor_1

Gir depan pada umumnya berukuran antara 13 hingga 15, sedangkan gir belakang antara 36 hingga 44. Rasio gir dapat diperoleh dengan rumus ukuran gir belakang dibagi dengan ukuran gir depan. Misalkan ukuran final gear depan/belakang pada motor Yamaha Jupiter Z1 yaitu 15/36, sehingga rasio girnya adalah 36:15=2,4. Semakin tinggi nilai rasio gir akan menaikkan torsi motor sehingga motor akan memiliki tenaga yang lebih ketika menaiki jalan tanjakan.

Untuk menaikkan rasio gir dapat dilakukan dengan mengganti ukuran gir depan menjadi lebih kecil, atau mengganti ukuran gir belakang menjadi lebih besar. Namun, disarankan ubahan gir rasio tidak lebih dari 0,2 saja. Misalkan pada rasio gir Yamaha Jupiter Z1 diatas, dari ukuran 15/36->2,4, gir depan dapat diturunkan menjadi 14/36->2,57, atau gir belakang dapat dinaikkan menjadi 15-38->2,53.

tabel-perbandingan-gear-belakang-depan-motor_1

Konsekuensi
Modifikasi motor selain akan memberikan hasil seperti apa yang kita inginkan, tentu akan ada bagian yang dikorbankan. Dengan menaikkan rasio gir maka Top Speed (kecepatan maksimal) lah yang akan dikorbankan yaitu penurunan kecepatan di setiap gigi motor. Namun apabila ubahan yang dilakukan tidak lebih dari 0,2 rasio, penurunan kecepatan motor tidak terlalu signifikan dan tidak akan lebih dari 5% (dapat dihitung menggunakan Gearing Commander tool). Selain itu, kecepatan tinggi juga tidak terlalu diperlukan untuk daerah pegunungan.

Last, apapun modifikasi motor anda, pastikan untuk mengutamakan safety! Bongkar pasang gir, pastikan gir terpasang dengan baik, dan semua baut terpasang klem yang kuat.

Continue Reading
You may also like...

A young man who fights for his Future, Dreams, and Family.

Click to comment

Leave a Reply

More in Trending

Popular

To Top