Connect with us

Popularitas Atau Nyawa, Mau Pilih Yang Mana?

Life

Popularitas Atau Nyawa, Mau Pilih Yang Mana?

Populer Atau Nyawa, Mau Pilih Yang Mana? - image by trivia.id

Popularitas Atau Nyawa, Mau Pilih Yang Mana?

Siapa yang tidak mengenal istilah “selfie”. Kegiatan memotret diri yang kemudian dibagikan di berbagai media sosial, bisa dibilang sudah sangat populer belakangan ini. Konon, selain merupakan wujud  ekspresi diri, selfie juga sering dikaitkan dengan gaya hidup (life style) yang cenderung modern dan mengikuti perkembangan zaman. Soal sepakat atau pun tidak dengan pendapat tersebut, terserah diri sendiri menilainya. Tetapi, memang harus diakui bahwa mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, berselfie ria merupakan hal unik yang sedang digandrungi.

Narsisme yang terlalu berlebihan bisa berakibat fatal, seperti halnya selfie yang tanpa memperhatikan lingkungan dimana mau selfie. Dan tidak jarang orang melakukan selfie ketika mengendarai mobil atau sepeda motor yang pada akhirnya beresiko dengan kecelakan bahkan kematian.

Sejarah Selfie

Selfie adalah salah satu bentuk yang paling popular dari fotografi saat ini, terutama bagi kalangan generasi muda. Selfie adalah foto diri seseorang yang diambil dengan kamera digital atau menggunakan ponsel yang biasanya didukung oleh tongsis atau bisa juga dipegang dengan tangan.

Narsis selalu dimaksudkan untuk berbagi photo di media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram, BBM, dan lain-lain. Sejarah selfie itu sendiri muncul pada tahun 1839, ketika Robert Cornelius menghasilkan foto dirinya sendiri. Lalu pada tahun 1900 mulai muncul kamera Kodak dan orang mengambil foto dirinya sendiri dengan bantuan cermin.

Namun kata “selfie” pertama kali muncul di internet pada tanggal 13 September 2002 di Australia. Ketika Nathan Hope memposting foto dirinya sendiri dengan bibir yang terluka dan kemudian menambahkan judul pada fotonya. Dan akhirnya ‘selfie’ semakin popular pada tahun 2013 dan masuk di perbendaharaan kata kamus Oxford.

Selfie awalnya dipopulerkan oleh mereka yang masih berumur 18 – 24 tahun yang kebanyakan masih duduk di perguruan tinggi. Dan hampir 30% photo yang beredar di internet diambil oleh anak-anak muda. Tapi sekarang sudah mulai bergeser tidak hanya anak-anak muda saja yang suka selfie, tapi mereka yang sudah tua pun juga ikutan selfie. Tidak jarang juga tokoh politik dunia pun juga ikutan selfie.

Kecelakan atau Bahkan Kematian Ketika Selfie

Cukup banyak kasus keceakan atau luka-luka bahkan kematian ketika orang tersebut melakukan selfie. Ada 19 kasus kematian yang tercatat di India ketika orang melakukan selfie. Sementara Rusia melaporkan ada 7 kasus kematian yang disebabkan oleh selfie.

Kematian yang diakibatkan oleh selfie pertama kali diketahui terjadi pada tahun 2014, seorang pria berusia 14 tahun jatuh dari lantai 3 saat selfie. Dan di tahun yang sama seorang pria berusia 21 tahun, Oscar sengaja menembak dirinya sendiri saat selfie. Pada tahun 2015 beberapa pemuda India tenggelam saat selfie di Danau Mangrum.

Lebih parahnya banyak yang berpikir ingin melakukan operasi plastik karena khawatir akan komentar orang-orang yang melihat hasil selfienya. Ini bukti kalau foto diri bisa menimbulkan kecemasan yang berlebihan. Psikolog menyebut fenomena tersebut sebagai fenomena sorotan efek.

Selfie memang bisa berakibat fatal jika kita tidak tahu tempat dan tidak memikirkan tingkat resiko saat pengambilan selfie. Dan tidak jarang orang terluka karena pengambilan selfie yang tidak paham akan lingkungan atau tempat yang tidak tepat ntuk pengambilan selfie.

Maka, jadilah manusia bijaksana. Jika itu bisa membahayakan diri sendiri, mengapa harus dilakukan? Jangan merelakan nyawa hanya karena ingin populer.

Continue Reading
You may also like...

More in Life

Popular

To Top