Connect with us

Kerja Di Rumah: Mengapa Tidak untuk Ibu Rumah Tangga?

Life

Kerja Di Rumah: Mengapa Tidak untuk Ibu Rumah Tangga?

Kerja Di Rumah: Mengapa Tidak untuk Ibu Rumah Tangga?

Kalau mendengar istilah ‘kerja’, banyak dari kita yang langsung mengarahkan pikiran pada hal-hal yang terkait dengan kantor, baju rapi, ruang kerja tersekat-sekat, penuh jadwal rapat, dan deadline yang sedemikian banyak. Kok bisa ya?

Hal ini seolah mau menyatakan pada kita bahwa kerja itu harus di kantor, harus menjadi pegawai sebuah perusahaan, harus identik dengan kesibukan dan jadwal rapat yang membelenggu. Padahal, sebenarnya tidak ada teori yang menyatakan bahwa kerja itu harus di kantor kan? Di zaman serba canggih ini pun, kerja di rumah juga bisa. Hal ini akan menjadi sebuah hal yang nyaman terutama bagi ibu rumah tangga yang berkeinginan fokus dalam mengasuh buah hati.

Butuh alasan kuat mengapa kerja di rumah bagi ibu rumah tangga itu hal yang tepat dan penting?

Waktu kerja Anda sendiri yang tentukan!

Keuntungan pertama dari kerja di rumah atau kerja dari rumah adalah pengaturan waktu. Jika pekerja kantoran sangat terikat pada aturan untuk disiplin datang dan pulang pada waktu yang ditentukan, maka mereka yang bekerja di rumah bisa ‘santai’ membagi waktu untuk kerja dan mengurus rumah tangga. Tidak ada batasan waktu kapan harus mulai, selesai, istirahat, atau dibebani jadwal rapat bersama para atasan. Fleksibilitas seperti ini yang terkadang dirindukan para pekerja kantoran.

Kerja dari rumah tidak terikat ruang.

Kerja dari Ruang TV? Pakai Baju Bebas? Jam Terserah Anda? Ini Keuntungan Kerja dari Rumah! – Sumber: dailymail.com.ng

Anda tidak harus bangun pagi-pagi, menyiapkan sarapan bagi keluarga, lantas pergi bekerja ke kantor yang mungkin jaraknya cukup jauh dari rumah. Belum lagi masalah macet yang seolah jadi rutinitas sehari-hari. Kerja dari rumah tidak mengharuskan Anda mendatangi tempat tertentu. Rumah Anda adalah kantor Anda. Apalagi yang lebih menyenangkan dari tipe bekerja seperti ini?

Anda adalah bos bagi diri sendiri. Ini adalah ‘latihan’ jadi pekerja yang produktif.

Tidak ada atasan yang akan menghardik Anda dengan segudang tugas atau acara kantor yang seabrek. Sebaliknya, Anda adalah pribadi yang berhak mengatur diri Anda sendiri. Kerja di rumah bisa jadi momen latihan bagi Anda untuk mengatur waktu agar pekerjaan Anda bernilai baik dan tidak sia-sia. Bukan hanya itu, Anda punya keuntungan untuk mengatur prioritas pekerjaan yang sebaiknya diselesaikan lebih dulu, bukannya malah menjadi seorang multi-tasker saat bekerja.

Kerja di rumah juga jadi ajang ‘latihan’ jadi pribadi profesional.

Karena Anda tidak berhubungan langsung dengan jajaran eksekutif dan hubungan birokratis ala kantor-kantor sekarang ini, kerja di rumah atau kerja dari rumah adalah momen untuk melatih diri Anda sendiri. Mengapa? Harus diakui bahwa kerja dari rumah dipenuhi banyak godaan. Ada TV, lihat acara gosip. Anak menangis, konsentrasi langsung pada anak. Ada tamu, pekerjaan harus di-pause sebentar. Ini harus menjadi hal yang bisa Anda sikapi dengan strategi sendiri supaya Anda bisa menjadi pekerja sekaligus pribadi yang profesional.

Alasan terkuat: buah hati masih dalam pengawasan sendiri.

Sambil Kerja, Sambil Mengasuh – Sumber: res.cloudinary.com

Alasan terkuat yang mendasari mengapa ibu rumah tangga juga layak bekerja dari atau di rumah adalah karena pekerjaan ini masih memperbolehkan Anda bekerja sembari mengasuh anak. Apalagi kalau anak masih batita atau balita. Ditambah, Anda mungkin tidak mempekerjakan jasa pengasuh untuk mendesentralisasikan pekerjaan mengasuh putra atau putri Anda. Pengawasan penuh terhadap buah hati ini tentu akan mengurangi risiko kekhawatiran Anda sebagai orang tua.

Masih banyak lagi alasan yang bisa mendukung Anda bekerja dari rumah. Meski begitu, akan tak sedikit pula statement yang menentang keputusan untuk kerja dari rumah. Keputusannya bagaimana, itu sih tergantung orangnya masing-masing. Kalau Anda pribadi?

Mahasiswi Ekonomi yang 'hobi' nulis. Punya ketertarikan jalan-jalan dan foto-foto. Sedikit gendut banyak bahagianya.

More in Life

To Top